Minggu, 27 Januari 2008

HM Soeharto dan Koperasi

Kesehatan mantan presiden Indonesia Suharto mengalami sedikit perbaikan hari Sabtu, 12 Januari 2007 setelah mengalami gagal organ, namun malam hari kondisi mantan penguasa Orde Baru ini kembali memburuk, sempat dikabarkan Soeharto telah meninggal dunia setelah mengalami kritis.Perlu kita untuk mengenang dan memanjatkan doa untuk keselamatan beliau ini, Soeharto termasuk orang yang peduli terhadap koperasi, dengan gagasannya mendirikan Ikopin sebagai lembaga pendidikan untuk melahirkan SDM koperasi Indonesia.Soeharto pernah diberi gelar sebagai Bapak Penggerak Koperasi Indonesia, berdasarkan keputusan Musyawarah Dekopin tanggal 11 Juli 1997, Keputusan tersebut ditandatangani Ketua Umum Dekopin Srimulyono Herlambang serta empat orang ketua, yakni Prof Mawardi Yunus, Soetjipto SH, Bachrul Ulum dan HM Rafi'i serta Agus Sudono (Sekjen) danNoorbasha Djunaid (bendahara). Pertimbangan dari keputusan musyawarah Dekopin tersebut antara lainadalah, "bahwa Bapak Presiden Soeharto selaku pribadi dan anggota ABRIserta sebagai Komandan Resimen hingga menjabat sebagai pimpinan AngkatanDarat, dalam karier beliau tersebut telah m erintis dan menggerakkankoperasi di lingkungan jajarannya."Selain itu, dipertimbangkan pula, Bapak Soeharto sebagai Kepala Negara danPemimpin Bangsa Indonesia, senantiasa memberikan perhatian yang sangatbesar terhadap pembangunan perkoperasian, melalui berbagai kebijaksanaan,arahan, wejangan, kunjungan dan dialog, yang telah membuktikankesungguhan tekadnya yang secara nyata selalu mendorong dan menggerakkankoperasi dalam mencapai kemajuan-kemajuan yang amat berarti bagiperkembangan pereko-nomian nasional.

Tidak ada komentar: